Curhatan seorang EXO-L

Perkenalkan nama gue Annisa. Kalian bisa panggil gue Ica. Dan saat nulis ini gue dalam keadaan lagi ga sehat fisik maupun mental. Sekarang gue duduk di kelas 11 jurusan IPA dan semester 2. Mungkin masih terlalu cepat untuk berpendapat secara dewasa dan itu juga alasan gue buat beginian, gue butuh pelampiasan buat apa yang gue pendam masa sekarang. Waktu itu setelah suatu kejadian yang ga mengenakkan, terus gue ke wc, akhirnya punya ide deh nulis ini.

Mungkin bagi kalian masa SMA yang tidak bisa dilupakan itu hanya tentang cinta dan sahabat. Oke mungkin gue ga dapet no 1 tapi gue dapat yang no 2. Tapi bagi seorang penggemar ada yang lebih dari cinta dan sahabat. Eh tunggu mungkin cinta dan sahabat juga bisa didefinisikan sama dengan itu. Yap, idol dan fandom.

"Cinta" gue mungkin bisa disamakan dengan idol gue. Sahabat gue adalah yang sesama menyayangi si idol. Apakah gue emang "cinta" sama si idol? Tapi sebenarnya bukan cinta seperti itu. Kami hanya suka, sayang, dan ingin melindungi idola kami. Mungkin bagi orang normal itu terlalu berlebihan dan ga waras. Tapi bisa dibilang, idol kami juga kehidupan kami. Berjuta-juta penggemar disana sama-sama berpikir begitu kan. Dan ya, berjuta-juta penggemar disana yang memiliki perasaan yang sama walaupun dicampur bumbu yang berbeda-beda tetapi "identitas" dan "asal" kami tetap sama. Jadi sama saja, kalau kalian menghina sahabat gue yang punya perasaan dan pikiran satu, tentu saja sahabat yang lain ga bakal diam aja. Tapi beda lagi, kalau ada sahabat kalian yang berbuat salah, itu memang ga patut dibela dan itu bukan berarti kalian harus menghina dia, mencaci dia, tapi kalian harus memberi dia masukan, dewasakan dia, dan kalau bisa sayangi dan lindungi sesama penggemar. Bukan berarti kalian harus mengusir dia.

Sekarang gue lagi banyak pikiran dan kelelahan, jadi kata-kata gue agak kurang nyambung tapi inilah namanya curhat ala gue. 

Idols gue adalah boygroup dari Korea bernama EXO. Minseok, Junmyeon, Yixing, Baekhyun, Jongdae, Chanyeol, Kyungsoo, Jongin, dan Sehun. Gue ga bisa membedakan dan membagi rasa cinta gue sama mereka. Dan fandom gue adalah EXO-L. EXO sendiri sudah debut dari tahun 2011-2012 dan EXO-lah yang membuka jalan ke generasi kpop selanjutnya, 3rd generation of Kpop. Males berbelit-belit karena kalian sudah pasti tau siapa itu EXO.

EXO yang sudah menguasai dunia industri hiburan selama 6 tahun sampai sekarang. Kebayang ga idol-idol baru terus bermunculan, tapi EXO tetap berada di puncak. Dari 2013 lalu gue yang ga suka sama mereka. Sampai 2 tahun yang lalu gue jadi penggemar mereka. Dan mereka masih tetap mendominasi. Tentu saja banyak yang bosan sama mereka. Jangankan publik, fans juga banyak yang meninggalkan EXO demi boygroup baru dan muda. Tapi mati satu tumbuh seribu. Yang lain ninggalin, gue masuk. Artinya, EXO tidak bisa mati. Begitu juga dengan fandomnya EXO-L. 

"WE ARE ONE". Mungkin slogan yang bahkan orang-orang biasa pikir itu sudah umum. Tapi dengan slogan tsb, kami menciptakan keajaiban. Entah bagaimana dengan slogan itu, EXO dan EXO-L sama-sama terhubung satu sama lain walaupun dipisahkan benua dan lautan. Kami punya pikiran yang sama, kami berbagi perasaan yang sama, kami mengkhawatirkan hal yang sama, dll. Kalau EXO sakit, EXO-L juga sakit. Kalau EXO bahagia, itulah kebahagiaan EXO-L. Begitu juga EXO, walaupun kadang banyak kejadian yang membuat mereka resah tapi yang hanya mereka pikirkan adalah EXO-L tentang bagaimana membuat kita bahagia, apakah mereka mengecewakan kita, bahkan mereka selalu memikirkan kesehatan kita dibandingkan mereka sendiri. Dan gue pikir, hubungan begini bukan sekedar hubungan idol-fans biasa. Kami sama-sama mencintai. Dan mungkin kekhawatiran EXO karena banyaknya idol muda lain yang muncul dengan begitu EXO-L yang mereka cintai akan meninggalkan mereka. Bukankah itu sangat manis? Dibandingkan dengan penghargaan, mereka hanya ingin kita. Menari dan menyanyi di panggung demi melihat orang-orang yang mereka cintai tertawa dan menikmati penampilan mereka. Dan saat EXO sedang tidak baik, maka itu tugas EXO-L untuk selalu mendukung dan menyemangati mereka. Bagaimana bisa kami bosan dan meninggalkan EXO kalau begini?


Saat gue resah memikirkan EXO, gue selalu berpikir kenapa gue harus bergabung pada saat ini. 2 tahun belakangan ini dengan banyaknya media yang ingin menjatuhkan mereka maka ikatan dan kekuatan EXO-L harus 2 kali lebih kuat. Ya, semenjak 2016 lalu gue jadi suka mereka tapi saat itu juga gue tiba-tiba mengalami kejadian menyakitkan sebagai anggota fandom. Perasaan bagaimana saat media ingin mendorong mereka jatuh tapi kami harus tetap menahan exo di belakang. Gue bergabung saat itu dan gue sangat sakit hati. Gue saat itu masih belum tau apa itu "fandom" karena menurut gue dulu, fandom hanyalah kumpulan orang yang hanya akan membahas apa yang mereka sukai, tapi saat berada di fandom ini gue banyak banget belajar, tentang kehidupan, persahabatan, dll.

Kadang-kadang hanya karena memikirkan itu, gue jadi stress dan rasanya pengen nyerah aja. Gue baru tau hanya dengan mendukung mereka bisa menjadi "beban" yang berat. Beban untuk terus menahan mereka untuk tidak jatuh. Walaupun kami tidak meminta apa-apa, kami hanya minta senyuman para member. Tapi dengan banyaknya para anti-fans sekarang, kami terus berpikir dan berpikir bagaimana supaya mereka tidak terbebani dengan ini, biarkan kami saja yang mengurus para pembenci.

Sampai pada akhirnya Baekhyun yang meminta maaf kepada fans karena perbuatan antis. Bayangkan itu masih hari dan minggu pertama bulan januari tahun 2018 tetapi antis masih saja menganggu kami. EXO-L sendiri mungkin ga masalah kalian menganggu kami, dan dia, si antis terbesar exo, bukan hanya mengganggu tahun baru kami, tapi menganggu tahun baru yang menyenangkan bagi EXO! Saat itu maaf saja, gue ga bisa memaafkan diri gue sendiri. Gue tau kita ga salah dan Baekhyun juga ga salah karena itu hanya permainan licik para pembenci, tapi gue ga tahan dan rasanya sakit banget karena yang gue pikirkan hanyalah perasaan Baekhyun. Gue benci diri gue sendiri. Belum lama kejadian (maaf) Jonghyun. Semenjak itu gue berpikir tentang depresi. Memikirkan Baekhyun dan depresi, gue akhirnya stress sendiri, gue ga bisa menahan ini, gue nangis tapi tetap gue ga bisa mikir apa-apa. Perasaan gue campur-aduk. Dan bahkan saat itu pikiran labil gue kembali, gue mikirin cara untuk bertahan hidup di 2018.


Mungkin kalian berpikir gue terlalu berlebihan, tapi gue berpikir inilah perasaan EXO-L yang beneran setia sama EXO. Waktu lah yang membuat gue menjadi begini.

Sudah 2 tahun media memikirkan bagaimana cara menjatuhkan EXO. Dan akhirnya mungkin media sudah tidak tahan, maka mereka akan menaikkan yang lain bahkan dengan cara apapun untuk menghilangkan popularitas EXO yang masih saja bertahan. Mereka sudah lelah dengan kita. Dan apa boleh buat, 2018 mari kita menjadi 10 x lebih kuat EXO-Ls!

Bahkan karena sudah terbiasa dengan semua ini. Kalau ada kejadian yang kurang enak, gue bakal "oh gitu ya" aja. Entahlah mungkin kalau sesama fans aja gue bakal biasa. Tapi kalau udah EXO yang merespon, oke air mata gue langsung turun! 

Sebenarnya ada salah satu jawaban interview dari Jongin yang membuat gue sangat terinspirasi dan tersadarkan. Walaupun simpel, tapi sangat mendalam. Dan itu juga alasan gue jadi terbiasa dengan semuanya.

Q: The most terrifying thing in the world is?
A: People.

Sumpah jawaban Nini bikin mata gue dan hati gue terbuka. Mungkin dia pembenci, dia manusia. Apapun perbuatan buruk seseorang kepada kita, dia juga tetap manusia. Gue jadi mikir, apapun itu mungkin itulah insting dan sifat alami manusia. Biarpun ada yang nyuruh kita mati, karena dia juga manusia, ngapain kita balas nyuruh seseorang juga mati. Ya begitulah, manusia adalah sesuatu yang mengerikan di lain pihak juga bisa menyenangkan mungkin? Tapi namanya manusia, juga pasti ada yang membuat kita khilaf kan :). Makanya semenjak itu apapun perbuatan media dan antis tadi bikin gue "oh ya udah, terserah kalian mau bilang apa. kami sibuk". 

2017 yah.. diisi hal yang pengen gue lakuin sebelumnya sudah tercapai. Tapi gue lupa soal kesehatan, akhirnya disadarkan juga sekarang kalau kesehatan itu mahal. Dulu yang apapun keadaan gue harus tetap update soal EXO, tapi 2018 ini gimana yah, gue hanya ingin sehat dulu buat EXO dan EXO-Ls lainnya. Banyak juga kejadian buruk di 2017 tapi entah bagaimana gue sudah ngelupainnya. Waktu berjalan cepat, tapi gue netap. Gue tetap jadi diri gue dulu 2017. EXO-L yang dulu di tahun 2017. Maka dari itu, sekarang saat gue nulis ini gue males banget update di twitter. Gue jadi ngerasa twitter udah kayak racun di tubuh gue. Begitu juga cara gue ninggalin instagram yang penuh orang yang sok tau. Gue hanya pengen istirahat. Tapi nyatanya ga bisa. Masih banyak media yang membuat kita mempersiapkan diri untuk bertarung dan gue lelah. Maafkan kalau di bulan ini gue ga aktif mendukung kalian.


Waktu tetap berjalan bagaimana pun itu. Sesedihnya kamu waktu itu, akhirnya kita bakal ngelupainnya. Terlalu sibuk di dunia nyata, pulang ke rumah dalam keadaan sudah kelelahan, dan akhirnya tidak punya waktu untuk memikirkan idol kita lagi. Begitulah realitanya sekarang. EXO-L dulu yang sudah mendukung idolanya semenjak 5 tahun yang lalu, dia akan menjadi dewasa, punya pekerjaan, walaupun di hatinya EXO akan tetap ada, tapi masalah waktu yang membuat kita hanya terdiam. Gue sangat mengerti. Padahal gue yang hanya sibuk sekolah sampai senja aja, gue jadi males ngoceh ga jelas lagi. Kalau ada yang bilang aneh-aneh soal EXO, gue ga pengen terlibat lagi. Gue hanya diam. Maka dari itu, acara membela gue serahkan kepada EXO-L yang punya waktu banyak dan yang masih muda. Membela ga salah kok, asalkan kalian tetep pada zona kalian. 

Enaknya EXO-L yang udah punya pekerjaan itu, uang udah ada jadi bisa beli album, pergi ke konser, ke fanmeeting tanpa ragu-ragu. EXO-L kek gue yang masih sekolah hanya bisa mikir "kalau gue udah punya pekerjaan nanti, EXO masih rilis album ga ya?". Tapi sekarang gue nabung kok buat beli album mereka sebanyak yang bisa. Jadi fans jangan cuman download lagu di situs illegal tanpa copyright resmi aja deh, mending sama-sama usaha yuk. Ubah pola pikir fans dulu. Bahkan saat gue pertama masukin kpop, gue niat pengen banget beli album kpop. Anehnya fans jaman sekarang mikirnya cuman gue rakjel ga punya uang. Kalau kalian berusaha, pasti bisa kok.

Mengenai penghargaan dan prestasi, saat Junmyeon bilang "dibandingkan prestasi, kami hanya ingin kembali bersembilan di panggung" membuat gue gusar sama pernyataan dia. Mungkin itu bisa saja benar, tapi bukankah itu juga pesan tersirat kepada kita, supaya kita bisa mendukung mereka lagi. Karena demi apapun, media dan industri hiburan sekarang berkumpul untuk menjatuhkan EXO, tapi apa yang EXO punya hanyalah kita, EXO-Ls. Agensi sudah tidak berguna. Sekarang adalah jamannya kpop vs exo. Jadi jangan cuman menangisi soal kalian kangen Yixing, dll. Yixing masih aktif kok! Beli album Yixing kalau punya uang. Beli album EXO sebanyak-banyaknya uang kalian. Jangan cuman diam dan menangisi. Tapi buktikan dengan perbuatan juga. Oh ya berusaha untuk streaming juga salah satunya kok, jangan bilang "gue ga punya kuota buat streaming" tapi bikin sg full 24 jam :).

Acara seperti MAMA, adalah hal yang gue pengen EXO hindari di 2018. Gue pengen mereka ga hadir dalam acara itu. Jangan khawatir soal awards, gue khawatir sama perasaan mereka. Gue khawatir soal perasaan EXO-L yang lain. Enggak cuman MAMA, gue juga rasanya udah pengen nyerah deh soal penghargaan. Penghargaan mereka itu nomor 2 aja, gue cuman pengen ngeliat EXO menikmati hidupnya tanpa dibebani dengan karir mereka di industri hiburan sekarang. Awards membuat gue berpikir 2 kali, apakah kita yang senang atau EXO-lah yang senang. Tapi nyatanya sekarang, penghargaan buat kita seperti kelegaan. Faktor sebelah yang membuat kita marah dan berapi-api untuk mendukung EXO lebih membuat kita harus mendapat ini untuk menunjukkan kekuatan kita. Kalian pasti pernah ngerasa capek streaming, voting, dan beli album. Tapi mau bagaimana lagi, faktor mereka yang selalu meremehkan kita membuat kita berubah. Jaman voting sudah tidak berharga lagi, karena nyatanya hanya dibuat untuk ajang bersaing no 1 tapi dengan cara yang tidak baik juga, saling menghina, saling menjatuhkan. dan akhirnya hasilnya tetap diputuskan sama media yang ingin membuat kita jatuh. 

Eggcell, Eggs, Egso, Microsoft Excel, mungkin masih banyak lagi nickname buatan para anti buat kita. Tapi syukurlah, kita hanya merespon mereka dengan candaan. Semenjak diberi nickname itu banyak juga Eris yang bangga. Apalagi dengan kesavagean SM atau EXO, Eggs aja dijadiin bahan buat MV di Power. Kalau ga salah Jongin atau siapa gitu pernah bilang di chat website EXO bilang "Exols are eggs" terus Baekhyun juga pernah bahas tentang Excel gitu.


Gue baru sadar ternyata karena banyaknya kejadian menyedihkan di tahun 2017 gue juga jadi banyak ngelupain. Dengan ngelupain tadi bukan berarti gue menghiraukan, tapi gue jadi belajar dari semuanya. Apapun yang terjadi selanjutnya gue akan lebih antisipasi. Ngeliat realita sekarang, sangat sakit ngeliat idol dan teman-teman fandom sendiri disakitin, dihina-hina. Fandom itu udah kayak kerabat dekat. Gue juga ngerasa EXO itu bukan lagi idol yang hanya dipandang, tapi merekalah yang bisa memahami kita, dan kita bisa memahami mereka. Saat ga ada kabar soal EXO, kita jadi gelisah. Gue ga bisa mendeskripsikan hubungan EXO dan EXO-Ls dalam kata-kata. Kalau kalian sudah masuk fandom ini, kalian bakal susah untuk keluar zonanya. Bahkan ngelirik yang lain aja gue udah ga sempet.

"Saranghaja" membuat gue sayang sama temen-temen fandom gue. Walaupun dia berbuat sesuatu yang sangat buruk di depan orang, tapi gue malah mikirnya "gimana cara membuat dia sadar", gue juga pengen kalian semua, kalau gue dan EXO-L lainnya yang masih muda berbuat salah, bukannya malu dengan kami dan menghina tapi semoga kalian bisa membuat kami menjadi seorang fan yang lebih baik. Terima kasih buat Junmyeon, karena walaupun kata tersebut salah dalam segi bahasa, tapi maknanya sangat tepat. Ga ada yang namanya fake EXO-L, kalau dia emang fake, apa ga bisa di-real-kan? Kalau tetep ga bisa berubah, hmm berarti dia emang bukan di pihak kita. 

Kayaknya gue udah lama di depan komputer buat ngetik ini. Semoga ke depannya lebih banyak waktu buat nulis. Lebih tepatnya semoga lebih niat ngetik lagi sih. Dan semoga punya ide, sumpah gue kehabisan kata-kata! xD

Anyway, mumpung masih awal-awal tahun, selamat tahun baru semuanya. Semoga di tahun 2018 sehat selalu, bahagia selalu, dan semoga bisa menjadi individu yang lebih baik lagi dari tahun 2017. Dan mumpung saat gue nulis ini adalah hari kejepit kaisoo day jadi masih sempet buat ngucapin: Selamat ulang tahun untuk aktor kesayangan gue nomor 1, Do Kyungsoo! Semoga tahun ini karir musik dan akting mu di puncaknya ya dan semoga selalu sehat walaupun schedule mu sibuk banget. Happy Kaisoo Day! Couple terfavorit nomor 2. Makin langgeng dan lebih lengket di tahun 2018!  Dan Selamat ulang tahun dancing machine, asia's first love, idol of idols, Kim Jongin! Semoga tahun ini semuanya berjalan lancar dan sukses. Jangan cidera lagi. 

Sampai berjumpa di tulisan selanjutnya. WE ARE ONE. EXO SARANGHAJA! 

Thank you for reading~
Previous
Next Post »

3 comments

Write comments
Simple Pen
AUTHOR
1/14/2018 10:49 PM delete

Wah senang rasanya punya exo-L kayak kamu. Kalau dilihat dri bbrp tulisannya sprtinya makin dewasa aja yah. Hahah. Hay, Prkenalkan, namaku hera. Aku jg penggemar exo dri sejak Aku SMA (2013) tpi sempat ngilang gitu di tahun 2015 sampai 2017. Bru oktober 2017 kemarin aku back lagi buat nguntit exo:v dan jujur tulisan2 kamu yg buat aku makin bangga kembali menjadi exo-L. Terimakasih atas tulisan tulisannya. Aku selalu nunggu tulisan kamu berikutnya

Reply
avatar
Hana Yoon
AUTHOR
1/18/2018 4:44 PM delete

siapa pun yang sudah terlalu jauh masuk kedalam sebuah fandom akan merasakan hal yang sama, bikan berlebihan sebagai penggemar atau apa pun, tapi karena mereka sudah menjadi seperti bagian dari cerita penggemarnya, setiap hari melihat video mereka, mendengar lagu2 mereka, selalu memberi mereka semangat dan dukungan, dan bahkan mungkin kita akan tahu mereka org yang sperti apa lebih jauh lagi walaupun mereka tdk mengenal kita, bagaimana mungkin mereka hanya kita sebut sebagai "idola", karena mereka selalu memberi kita semangat lewat lagu2 mereka dan tingkah aneh mereka, setiap kali melihat mereka kita tanpa sadar akan tertawa tiba2 dan menangis tiba2, mereka sudah sperti sahabat, keluarga, teman mungkin bagi kita, wajar jika kita juga harus melindungi mereka, walaupun dimata org lain yg kita lakukan adalah hal yang aneh dan salah tapi itu cara kita untuk melindungi mereka..................
aahh......mungkin aku sudah terlalu lama menjadi fangirl, aku sudah tidak peduli dgn berita2 aneh kemarin.....karena kenapa......semuanya akan berlalu, ada banyak hal yg jauh lebih baik yang akan trjadi jika bisa melewatinya, nikmati saja waktu itu, abaikan mereka, walaupun itu sulit.
dan satu lagi cara ampuh untuk memaafkan mereka menurutku, dan itu bisa meredakan rasa sakit hati mu menurutku, pikirkan........"mereka pasti punya alasan knp mereka sperti itu, mereka tdk menjadi yg satu2nya melakukan hal itu". Dan satu lagi jadikan haters itu sperti pelengkap, rasanya aneh jika tidak ada mereka, mereka spertinya sudah menjadi alasan hubungan idol dan fandom itu semakin kuat........
oh ada lagi........saran walaupun spertinya tdk terlalu berguna.....
"Pikirkan alasan knpa kamu bergabung dgn fandom ini, alasan knp kamu menyukai mereka, dan alasan knp kamu ingin tetap bersama mereka", spertinya itu juga akan mengurangi rasa sakit hati kamu.......FIGHTING

aku ARMY, tapi jgn pikirkan saran yg aku beri itu sebagai ARMY, tapi sebagai sesama PENGGEMAR saja.

Reply
avatar
3/12/2018 11:41 PM delete

Kok komen kamu adem banget dek.. Mature pake banget ya.. Netral. Thousands thumbs up for this comment!

Reply
avatar